Waerebo...

KAMPUNG DI ATAS AWAN (WAEREBO)
ANEH...., EKSOTIS...., DAN BERSEJARAH

Waerebo adalah sebuah desa yang berada di Kabupaten Manggarai, Kec. Satarmese Barat. Waerebo sering disebut sebagai MBARU NIANG, yaitu berbentu kerucut dan memiliki 5 lantai dan tingginya sekitar 15 meter. Rumah ini sangat "Aneh...Unik...dan Eksotis" dan karena inilah Mbaru Niang mendapat penghargaan tertinggi kategori konservasi warisan budaya dari UNESCO Asia-Pasifik tahun 2012 dan menjadi kandidat peraih "Penghargaan Aga Khan untuk arsitektur tahun 2013"

Mbaru Niang memiliki 5 tingkat :
1.LUTUR =digunakan sebagai tempat tinggal dan berkumpul dengan keluarga
2.LOTENG (LOBO) =sebagai tempat menyimpan bahan makanan & barang-barang sehari-hari
3.LENTAR =untuk menyimpan benih-benih tanaman pangan (jagun, padi, kacang2an)
4.LEMPA RAE =tempat untuk stock pangan apabila terjadi kekeringan
5.HEKANG KODE =tempat untuk sesajian persembahan kepada leluhur

Kampung BENA

KAMPUNG ADAT BENA yang penuh eksotik

Kampung Bena berada dalam pelukan Gunung Inerie (2.245 mdpl). Jika kita mengunjungi tempat ini, ada hal unik yang bisa kita lihat jika memperhatikan simbol di atas rumah warga suku ini : "Patung pria di atas rumah yang memegang parang & lembing" adalah SAKABOLO, artinya ini adalah rumah inti keluarga laki-laki.

Di Kampung Bena terdapat 9 suku (yang menghuni 45 rumah) seperti :
1.Suku Bena (suku yang paling tua)
2.Suku Dizi
3.Suki Dizi Azi
4.Suku Wahto
5.Suku Deru Lalulewa
6.Suku Deru Solamae
7.Suku Ngada
8.Suku Khopa
9.Suku Agho

Kampung LUBA

KAMPUNG ADAT LUBA

KAMPUNG LUBA berdeketan dengan kampung Bena,terletak di Desa Tiworiwu - Kec. Jerebuu, Kabupaten NGADA. Untuk menuju ke sini, kita akan melewati Gunung Inerie dan menyinggahi Kampung Bena terlebih dahulu. Kampung Luba terdiri dari 17 rumah kayu yang beratapkan ilalang dan formasi rumah membentu segi empat mengelilingi tanah lapang berundak.

Pada setiap rumah terdapat Tanduk-tanduk kerbau (artinya, di rumah tersebut sudah melakukan kurba atau acara adat sebanyak jumlah tanduk yang terpajang di depan rumahnya). Kemudian di tengah lapangan kampung tersebut terdapat NGADHU & BHAGA (sebagai lambang Roh lelaki dan Roh perempuan) serta terdapat kuburan batu tua (megalith)

Danau Kelimutu

DANAU KELIMUTU (Ende-Flores-NTT)

Danau Kelimutu terletak di Desa Pemo, Kec. Kelimutu, Kabupaten Ende. Kelimutu memiliki dua kata "Keli" (artinya Gunung) dan "mutu" (artinya mendidih), serta memiliki 3 buah danau kawah di puncaknya. Danau Kelimutu dikenal sebagai Danu Tiga warna, karena memiliki 3 buah warna yang berbeda (namun berubah karena perjalanan waktu)

Danau Kelimutu memiliki 3 buah warna :
1. Biru (Tiwu Nuwa Muri Koo Fai)
2. Merah (Tiwu Ata Polo)
3. Putih (Tiwu Ata Mbupu)

Hotel yang sangat nyaman di kota Labuan Bajo

Kamar mandi di dalam

Ruang keluarga (nonton TV) di hotel

Sarapan di hotel (sebelum over land ke Waerebo)

Hotel di kota Bajawa

Sarapan di hotel (di kampung Bajawa)

  • Single bed (1 orang), Kamar mandi di dalam

  • Double bed (2 orang), Kamar mandi di dalam

  • double bed (3 orang), Kamar mandi di dalam